Film : Kung Fu Panda dan Into The Wild

Ada 2 dvd yang gw tonton seminggu belakangan ini, Kung Fu Panda dan Into The Wild. Dua-duanya film yang bagus yang direkomendasikan oleh Marlon dan Joshua. Karena gw lebih suka cerita yang unik, maka Into The Wild adalah film yang lebih berkesan.

Cerita Kung Fu Panda seperti sedikit film yang pernah gw tonton. Tokoh utama yang tak bisa apa-apa tapi akhirnya menjadi jagoan. Poin + nya, memberi harapan untuk orang2 yang bukan siapa-siapa dan belum bisa di suatu bidang untuk lebih percaya diri bahwa dia dapat mencapai impiannya, menjadi terbesar di bidang itu. Yang pertama harus dilakukan adalah jangan putus harapan. Di sana ada cita-cita, di sana ada jalan. Pasti ada yang bantu. Kira2 begitu pesan film tsb. Secara umum, ini film yang ringan dan menghibur.

Kalau Kung Fu Panda filmnya berjalan lurus ke depan (kronologis) dan fokus, film Into The Wild justru tidak fokus. Kira2 perlu setengah jam untuk menyadari bahwa alur ceritanya akan bolak-balik sampai habis. Gw salah tebak. Gw pikir film rasa filsafat ni bakal happy ending. Ternyata tidak.

Banyak poin yang bisa diambil dari kisah nyata seorang “filsuf mati muda” ini, a.l:
1. seseorang bisa pergi jauh meninggalkan rumah untuk mengekspresikan perlawanannya atau meninggalkan masalah yang dihadapinya.
2. jangan sendirian dan jangan individualis.
3. setiap orang ingin bahagia. Dan kebahagian itu menjadi nyata bila dibagi….

Kalau mengkait-kaitkan 2 film ini, gw mengamini kata2 yang sering kita baca, cita2 tidak dapat diraih sendirian. Harus ada sahabat yang dapat mengingatkan kita bila tersesat di jalan yang benar, menolong kita saat kesusahan, memotivasi kita ketika mulai lemah, dan menghibur kala lara datang bertubi-tubi. Bahkan, sahabatlah yang dapat menyembuhkan rasa sakit kita.

Nah, gw punya sahabat yang seperti yang gw sebutin di atas. Udah tau kan siapa orangnya?
Yup…. Benar.
Lu sahabat gw.
Terimakasih telah menjadi sahabat gw, kawan.

2008-07-05

3 Responses to “Film : Kung Fu Panda dan Into The Wild”

  1. indra.ariadi Says:

    Ingin menambahkan sisi positif lain dari film kungfu panda.

    Ternyata sebagian besar pemain dalam film ini adalah satwa-satwa yang terancam punah loh. Tengoklah giant panda sebagai panda po atau red panda sebagai master shivu. Mereka berdua adalah species yang hampir punah. (secara di sebuah kebun binatang pernah ada karyawan-karyawannya kegirangan banget ketika salah satu panda bisa melahirkan dengan selamat)

    Selain itu, satwa asli indonesia juga ada lho: Badak Jawa. Dia yang jadi penjaga penjara.

    Mungkin film ini membawa pesan moral untuk melindungi binatang-binatang yang terancam keberadaannya.

    Coba bisa dilihat disini
    http://albaz.wordpress.com/2008/08/06/mas-slamet-main-di-kung-pu-fanda/

    (maaf ya, numpang nyantumin blog teman) thanks

  2. leosihaloho Says:

    terima kasih utk infonya yg bermanfaat.
    sering2 mampir ke blog ini, bro indra.

  3. yudhaindrawan Says:

    saya indra.ariadi

    sebenarnya saya baru buat blog dua hari yang lalu. Semenjak ‘maksa’ albaz tuk nyantumin tulisan saya. Kelihatannya asyik juga buat blog. Oks..oks, dah saya cantumin di blogroll juga lho. he..he..

Leave a Reply